Sedang Online
Kami memiliki 11 Tamu onlineData Pengunjung







![]() | Hari ini | 294 |
![]() | Kemarin | 502 |
![]() | Minggu ini | 2423 |
![]() | Bulan ini | 13696 |
![]() | Total Pengunjung | 247258 |
Login Area
|
|
|
| Ditulis oleh Sugihartono, S.Kom | |
|
10 Tips Mencegah dan Menyembuhkan Virus Komputer Beberapa anggota WikiMu ternyata
pernah menjadi korban serangan virus komputer, worm, spyware, dan semacamnya.
Terakhir komputer saya dijangkiti virus, itu lebih dari sepuluh tahun yang lalu
di mana virus masih menyebar melalui floppy disk dan komputer lebih banyak
dijalankan dengan floppy disk (bukan harddisk). Sejak menggunakan harddisk,
saya tidak pernah ingat ada virus yang pernah mampir ke komputer saya. Jadi
berbekal pengalaman ini, saya ingin membagikan 10 tips agar anda tidak menjadi
salah satu korban.
1. Update Sistem Operasi
Bukan rahasia, Microsoft Windows
merupakan system operasi yang paling banyak dijangkiti virus. Ini bukan berarti
Windows lebih jelek dari pada sistem operasi yang lain, tapi semata-mata karena
Windows merupakan sistem operasi yang paling banyak dipergunakan orang. Bagi
pembuat virus, ini sasaran empuk, karena tidak susah mencari target.
Microsoft belakangan semakin
memperhatikan masalah ini. Terbukti dengan komitmen Microsoft untuk terus
menambahkan fitur-fitur security sebagai patch atau upgrade versi. Tapi
otomatis ini tidak akan menyelesaikan masalah bila anda tidak menginstall patch
tersebut. Kalau anda terhubung ke Internet, anda bisa mengaktifkan fitur Live
Update yang otomatis akan mengupdate sistem operasi anda secara berkala.
Bila anda tidak punya koneksi Internet, anda bisa mendapatkan kumpulan update/patch dari Microsoft yang biasanya disebut sebagai Service Pack. Kalau anda menggunakan Windows XP, sangat disarankan anda menginstall Service Pack yang kedua (Windows XP SP-2). Di dalamnya banyak sekali fitur security yang ditambahkan. Di antaranya firewall dan popup blocker untuk Internet Explorer. Firefox Eats IE 2. Disiplin Saat Browsing Internet Hindari pula berkunjung ke
situs-situs underground yang menawarkan barang bajakan atau pornografi.
Situs-situs semacam itu banyak menyertakan virus dan spyware secara terselubung
bersama program-program yang mereka berikan.
Jangan sembarangan download apalagi install program dari sumber yang tidak jelas. Bila anda butuh suatu program dan anda menemukannya di Internet, namun pembuatnya tidak cukup terkenal atau bonafide, konsultasikan dulu dengan teman anda yang lebih mengerti apakah program tersebut cukup aman untuk dipergunakan. Termasuk jangan suka install toolbar untuk IE, screen saver, dan program-program tidak jelas lainnya kalau anda tidak paham konsekuensinya Firewall 3. Aktifkan Firewall di Jaringan Kalau komputer anda
terkoneksi di jaringan (LAN di kantor atau Internet), selalu hidupkan firewall.
Windows XP SP-2 sudah menyertakan firewall yang biarpun fungsinya minimal tapi
lebih baik daripada tidak sama sekali. Firewall akan menghalangi akses-akses
yang tidak terotorasi oleh pihak lain. Firewall biasanya cukup ampuh untuk
menangkal worm dan trojan
Thunderbird Email yang kita terima bukan
hanya email yang kita harapkan, tapi bisa juga berupa spam atau junk mail.
Biasanya email tersebut berisi iklan penawaran produk tertentu atau link ke
situs-situs tertentu. Tapi tidak jarang pula email tersebut disertai satu
attachment yang berisi satu aplikasi yang bila anda jalankan akan menjangkiti
komputer anda dengan virus.
Pastikan attachment yang anda
buka memang anda harapkan. Artinya anda memang menunggu kiriman sesuatu dari
orang yang sudah anda kenal. Sekalipun pengirimnya sudah anda kenal, kalau ada
attachment yang tidak anda minta, pastikan dulu ke pengirimnya apa isi
attachment tersebut. Karena tidak jarang orang melakukan spoofing, menggunakan
nama teman anda untuk mengirim virus
Flasdisk 5. Hati - Hati Saat Membuka Storage Orang Lain.
Saat anda membuka storage orang lain,
entah yang removable (CD, DVD, Flashdisk, Disket, dan lain sebagainya) atau
yang fixed (network share atau website), berhati-hatilah. Bukan tidak mungkin
anda menemukan harta karun berupa file yang sudah terjangkiti virus. Sebisa
mungkin jangan berbagi storage. Berbagi storage = joinan kuman.
AntiVirus 6. Pasang Anti Virus dan Anti Spyware Bila Perlu Sebenarnya jika anda sudah mengikuti
lima tip di atas, anda tidak memerlukan lagi software antivirus atau anti
spyware. Tapi bila anda terpaksa (karena pekerjaan atau hobi) harus membuka
situs-situs underground, terima email-email gak jelas, atau sharing storage
dengan orang lain, sebaiknya anda beri proteksi tambahan pada komputer anda
berupa program antivirus atau anti spyware
Program-program ini biasanya memang
bikin komputer jalan lebih lambat karena sifatnya yang TSR (Terminate &
Stay Resident). Artinya begitu program ini dijalankan, dia akan tinggal terus
di komputer anda untuk memonitor aktivitas anda. Setiap anda membuka, mengubah,
atau meng-copy file, antivirus akan melakukan checking apakah aktivitas itu
legal (memang anda yang melakukan atau virus yang melakukan). Program juga
biasanya akan mengecek database internal nya untuk melihat adakah gejala-gejala
komputer terinfeksi virus
Kalau tidak mau komputer jadi lambat
karena antivirus, coba gunakan antivirus AVG. Antivirus ini lebih enteng (tidak
memakan terlalu banyak sumber daya komputer) dibanding anti virus lain yang
lebih populer macam Norton Anti Virus, McAfee, Kaspersky, dan Bit Defender. Dan
ada versi gratisnya loh. Jangan lupa, gunakan satu saja program antivirus di
komputer anda. Lebih dari satu biasanya lebih merepotkan dan banyak konflik
Untuk anti spyware anda bisa gunakan
LavaSoft Ad-Aware dan Spybot Search & Destroy. Gunakan keduanya kalau
perlu. Aplikasi anti spyware biasanya hanya dijalankan on-demand (saat
diperlukan), bukan model TSR seperti antivirus. Jalankan anti spyware anda
secara berkala untuk menghilangkan "mata-mata" dari komputer anda.
Bagaimana Kalau Sudah Terinfeksi Keenam tips di atas adalah
pencegahan. Bila diikuti, mestinya anda sudah bisa menggunakan komputer anda
dengan aman dan nyaman tanpa takut dihinggapi virus-virus pengganggu. Tapi
kalau anda belum melakukan pencegahan tapi komputer anda sudah kebobolan
bagaimana penyembuhannya? Kalau sudah kebobolan, biasanya anda sudah tidak bisa
menginstall antivirus untuk menyembuhkannya karena virus sudah cukup cerdik
untuk menghalangi anda menginstall software antivirus.
Teknisi Komputer 7. Minta Tolong Orang Lain Langkah ini paling gampang, namun
butuh biaya tambahan-bila anda minta bantuan profesional seperti teknisi
komputer. Tapi juga agak beresiko. Bukan tidak mungkin foto-foto atau dokumen
pribadi anda disebarkan di Internet oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Jadi kalau anda tidak punya teman yang bisa dipercaya, lebih baik anda belajar
sendiri "menyembuhkan" komputer anda. Simak langkah-langkah berikut
untuk melakukannya
8. Pembersihan Manual Kalau anda tahu jenis virus yang
menjangkiti komputer anda, anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang
virus itu dengan bantuan Google. Situs-situs penyedia software anti virus
biasanya juga menyediakan program-program kecil untuk membersihkan virus
tertentu yang populer. Anda bisa mendownload program tersebut (biasanya gratis)
dan membersihkan virus di komputer anda.
Sayangnya, biasanya virus tidak bekerja sendiri, begitu menginfeksi, dia juga
membuka pintu (Trojan) untuk virus-virus yang lain agar masuk. Jadi anda bisa
repot atau menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan semua virus. Supaya
praktis, anda bisa baca tips ke-sembilan
9. Format dan Install Ulang Windows Cara ini cukup efektif. Dengan
format, anda menghapus semua isi harddisk anda, termasuk virus. Setelah format,
anda harus menginstalasikan kembali semua program yang akan anda pergunakan,
termasuk sistem operasi satu per satu.
Tapi hati-hatilah kalau harddisk
anda dipartisi. Kalau yang anda format adalah drive C, sedangkan virus juga
berdiam di drive D, setelah anda install Windows, saat anda akses drive D,
Windows anda akan terjangkiti lagi. Formatlah semua drive yang ada untuk
memastikan komputer anda bersih dari virus. Tentunya selamatkan dulu data anda
sebelum melakukannya. Copykan ke flashdisk atau media lain.
Setelah anda install ulang
komputer anda, segera pasang anti virus, lalu lakukan scanning ke flashdisk
tempat anda menyimpan data tadi. Setelah bersih dari virus, baru copykan lagi
data ke komputer anda
Sebagai tambahan catatan, melakukan. Beberapa orang mengatakan bahwa format bisa mengurangi umur harddisk atau komputer anda. Itu hanya mitos. Anda bisa memformat harddisk anda ribuan kali, harddisk anda tidak akan lebih cepat rusak dibandingkan menulis file ribuan kali juga. 10. Gunakan Sistem Operasi Alternatif Bila anda tidak terikat dengan
Windows-entah karena pekerjaan atau memang tidak bisa lepas dari Windows-anda
bisa mencoba menggunakan sistem operasi lain. Kalau kegiatan anda dengan
komputer hanya sebatas browsing Internet, email, membuat dokumen-dokumen Office
dan presentasi, bekerja dengan spreadsheet, dan pekerjaan-pekerjaan umum
lainnya, sebenarnya anda tidak perlu terikat dengan Microsoft Windows. Ada
sangat banyak pilihan sistem operasi yang bisa anda gunakan. Umumnya system
operasi lain sangat jarang dijangkiti virus.
Ubuntu Untuk para pekerja Office, anda
bisa gunakan Ubuntu Linux. Sistem operasi tersebut gratis dan sangat mudah
dipergunakan. Sudah menyertakan paket-paket standar untuk keperluan browsing
Internet, email, dan membuat berbagai macam dokumen. Ada pula program-program
hiburan semacam game, media player, dan music player.
Mac OS XUntuk para designer, anda
mungkin akan tergantung pada aplikasi-aplikasi grafis yang masih cukup sulit
ditemukan di sistem operasi varian Linux. Anda bisa menggunakan Apple Mac OS X.
Aplikasi yang ditawarkan cukup lengkap, terutama yang berkaitan dengan design dan
multimedia. Tapi sistem operasi ini sifatnya sama seperti Windows, yakni
Komersil.
Sistem-sistem operasi alternatif di
atas bisa membuka file-file umum yang anda buat di Windows, jadi anda tidak
perlu takut pekerjaan anda selama ini hilang.
|







