Sedang Online
Kami memiliki 9 Tamu onlineData Pengunjung







![]() | Hari ini | 63 |
![]() | Kemarin | 385 |
![]() | Minggu ini | 1208 |
![]() | Bulan ini | 4097 |
![]() | Total Pengunjung | 184958 |
Login Area
| Menyikapi Tahun Baru 2010 |
|
|
|
| Ditulis oleh Letnan Kolonel Caj Dre. H Muhammad Zaid |
| Selasa, 12 Januari 2010 08:34 |
|
1. Pendahuluan.
Hari dan waktu yang kita jalani tanpa terasa, saat ini kita sudah berada di tahun 2010 demikian diperputarkan Allah waktu tersebut bagi manusia sebagaimana telah di firmankan Allah dalam Al - Qur'an yang berbunyi : Watilkal ayyaamu nudaawiluha bainannaas : yang artinya ; Kami mempergilirkan diantara manusia agar mereka mendapat pelajaran. Waktu yang terus berjalan, sisa umur semakin sedikit jumlahnya bertambah namun apa yang telah kita perbuat dalam perjalanan hidup ini, kita perlu adakan introspeksi agar kita dapat evaluasi untuk menyikapi tahun baru 2010 yang kita harapkan lebih baik dari tahun yang kita lalui. 2. Menyikapi
tahun 2010.
Dalam
memasuki tahun 2010 minimal ada tiga hal yang harus kita lakukan agar tahun ini
lebih baik dari tahun yang lalu :
a. Evaluasi dan Mawas Diri. Umar bin khottob sahabat Nabi berkata : Haasibuu anfusakum qabla antuhaasabuu Artinya evaluasi dirimu terlebih dahulu sebelum di evaluasi orang lain.Ada alat evaluasi yang diberikan Rasulullah saw sebagai berikut :1) Siapa
yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung.
2) Siapa yang hari ini sama dengan hari yang kemaren maka dia termasuk orang yang merugi. 3) Siapa
yang hari ini lebih jelek dari hari yang kemaren maka diatermasuk orang yang celaka.
Tiga kretaria evaluasi yang di atas dapat
kita gunakan dalam mengevaluasi semua sisi kehidupan kita ,sehingga kita dapat
menempatkan dari tiga kreteria di atas pada tahun 2010 ini.
Jika evaluasi yang kita laksanakan
jatuh pada posisi poin 1) di atas maka kita termasuk orang yang
beruntung, adapun orang yang beruntung itu adalah tahun ini lebih baik dari
tahun yang lalu dalam segala sisi kehidupannya. Akan tetapi apabila posisi kita
berada pada posisi poin 2) maka kita termasuk orang yang
merugi, Allah katakan orang yang tidak merugi adalah orang yang beriman dan
yang mengerjakan amal shaleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan
kesabaran. Jika kita berada pada posisi poin
3) maka kita termasuk yang celaka
karena tahun ini lebih jelek dari tahun yang lalu. Setelah kita
evaluasi, maka harus diiringi dengan mawas diri karena
tidak sedikit orang gagal
dalam mencapai apa yang diinginkan karena permasalahan yang kecil, sebaliknya
banyak yang lupa diri setelah ia berhasil apa yang diinginkannya tercapai.
b. Mensyukuri
Nikmat.
Setelah kita evaluasi kegiatan
kehidupan kita selama setahun yang lalu ternyata betapa banyak nikmat Allah
yang diberikan kepada kita meskipun disela - sela kehidupan kita terdapat pahit
dan getir yang tidak dapat dilupakan,
akan tetapi hakekatnya itu juga nikmat dari allah swt. Maka Allah menyatakan
dalam Al - Qur'an : Dan jika kamu menghitung hitung nikmat Allah niscaya kamu tidak
dapat menghitung jumlahnya. Diantaranya nikmat yang diberikan Allah
adalah Nikmat agama, umur, sehat dan
kelapangan waktu dll. Semakin mampu kita melihat kebesaran Allah semakin besar syukur kita dan ketaatan kepada
perintah Allah SWT . Akan tetapi sebaliknya jika kita lupa akan kebesaran-Nya,yang
terlihat kebesaran kita sebagai makhluk ciptaan-Nya,maka semakin jauh kita dari-Nya.
c. Perencanaan.
Allah telah menyampaikan melalui
firmannya dalam surat Al Hasyar ayat 18 yang menyatakan Dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang
telah diperbuatnya untuk hari esok ( akhirat). Karena ada hari esok
yang akan kita lalui maka diperlukan perencanaan yang baik dalam segala sisi kehidupan kita.
Meskipun dalam ayat tersebut dikatakan bahwa hari esok itu adalah akhirat, namun penulis membagi hari esok itu kepada tiga bagian
yang akan
kita lalui, yaitu :
1)
Hari esok untuk sisa umur kita sejak detik ini sampai ajal tiba.
2) Hari esok ketika kita masuk liang kubur.
3) Hari esok ketika kita dikumpulkan di
padang mahsyar untuk diperhitungkan segala perbuatan kita selama di dunia.
Banyak orang saat ini berpendapat
bahwa kehidupan ini akan berakhir
setelah kita menghembuskan nafas terakhir, maka dia katakan mari kita berpuas puas diri karena setelah kita
mati tidak akan kita temui. Pernyataan
tersebut sangat keliru dan tidak mendasar, bahkan duia lupa menyiapkan bekal untuk kehidupan
berikutnya.
Kita sudah berada ditahun 2010
sewajarnya kita semakin memahami arti
hidup dan kehidupan yang terkadang kita jalani dengan mudah , akan tetapi tidak jarang kehidupan yang
kita lalui penuh tantangan dan pengorbanan,
agar ditahun baru ini kita dapat menata dengan baik sehingga akan menghasilkan yang baik maka kita
sikapi tahun baru ini dengan tiga hal
di atas agar hidup dan kehidupan kita
semakin baik dan sukses.
3. Demikian sebagai bahan renungan dalam menyikapi tahun 2010, semogabermanfaat untuk memaknai kehidupan kita kedepan. |







