Rabu, 08 September 2010
Ulti Clocks content

Sedang Online
Kami memiliki 17 Tamu onlineData Pengunjung







![]() | Hari ini | 147 |
![]() | Kemarin | 433 |
![]() | Minggu ini | 947 |
![]() | Bulan ini | 2609 |
![]() | Total Pengunjung | 264701 |
Login Area
| Hikmah Dibalik Bencana Alam (Gempa Bumi) - 2 |
|
|
|
| Ditulis oleh Letkol Ckm Drg. Nurdjamil Sayuti, MARS | |||||
| Selasa, 10 November 2009 11:29 | |||||
Halaman 2 dari 3
Ada beberapa
hikmah dari peristiwa alam tersebut,
yaitu dari sudut pandang :
1.    Â
Fisik Mekanik.          Gempa bumi adalah getaran atau
guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi
terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar
untuk dapat ditahan. Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi
yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak.
Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan
dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah
gempa bumi akan terjadi.
Hikmah yang dapat di ambil oleh umat manusia : Pada skala global, gempa
bumi hanyalah gejala pergerakan lempeng yang terjadi sepanjang waktu, dan
mereka terjadi karena material di permukaan bumi berubah karena konveksi di
dalam mantel bumi, gunung-gunung yang sedang dibuat, mineral dari bawah sedang
dinaikkan ke atas dan dasar laut baru sedang dibuat, sehingga kekayaan tambang
dan mineral yang saat ini di tambang terus akan terjadi pendauran dengan
demikian kekayaan alam yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dapat
tetap terjaga. Demikian juga dengan
aktivitas tektonik sangat penting untuk mempertahankan kehidupan di bumi. Materi yang ada terus-menerus didaur ulang antara permukaan dan kerak bumi.
Kita memiliki beberapa daratan karena adanya aktivitas tektonik. Daratan yang
muncul di tengah laut mendukung sejumlah besar kehidupan, dan mungkin
memiliki peranan penting pada asal-usul kehidupan, dan permukaan bumi juga
sangat dipengaruhi oleh letusan gunung berapi untuk membentuk komposisinya.
2.    Â
 Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Teori dari tektonik
plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan
batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di
lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan
satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Gempa
bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang
khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik
yang menyusun kerak
bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoritis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan
fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang
berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Gempa bumi biasanya terjadi
di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah
biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar
terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit
kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman
lebih dari 600 km (www.wikipedia.com).
|










