|
Puting Beliung Dampak dan Antisipasinya |
|
|
|
|
Ditulis oleh Tim Redaksi
|
|
Selasa, 01 Juni 2010 12:54 |
|

Angin Puting Beliung Dampak Dan Antisipasinya
Oleh :
Katopdam Jaya : Letkol Ctp Ir. Cipto Mulyono
Pendahuluan
Angin puting beliung merupakan salah satu fenomena alam
berupa gerakan angin yang pusarannya dapat mengangkat, melempar dan menghancurkan
benda yang terlewati dan apa saja yang diterjangnya. Angin jenis ini berputar
dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan
lama kejadian maksimum 5 menit. Penyebutan nama angin puting beliung berbeda -
beda orang Jawa menyebut "Leysus", di Sumatera disebut "Angin Bohorok" dan
masih ada sebutan lainnya. Angin puting beliung sering terjadi pada siang atau
sore hari pada musim pancaroba.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Waspada Terhadap Bahaya Tanah Longsor |
|
|
|
|
Ditulis oleh Katopdam
|
|
Selasa, 16 Maret 2010 18:57 |
|
WASPADA TERHADAP BAHAYA TANAH LONGSOR
Oleh Katopdam Jaya

Letnan Kolonel Ctp Ir Cipto Mulyono
Pendahuluan
Tragedi tanah longsor Ciwedey tanggal 23 Pebruari
2010 yang mengusik ketenangan warga desa Tenjolaya kembali terulang pada daerah
yang letaknya relatif dekat yaitu Cianjur. Proses terjadinya sangat mirip
karena memang topografi daerah tersebut merupakan daerah perbukitan dengan
susunan material tanah yang hampir sama. Dari berbagai penelitian yang telah
dilaksanakan pada kawasan ini Pemerintah
Daerah telah mengeluarkan suatu bentuk peringatan berupa Peta Rawan Bencana dan
berusaha untuk mensosialisasikan adanya daerah - daerah yang dikategorikan
sebagai daerah rawan bencana baik itu tanah longsor, banjir maupun gempa bumi.
Namun demikian ibarat gayung yang tidak bersambut maka apa yang telah
disosialisasikan oleh pemerintah daerah ini kurang mendapatkan tanggapan dari
masyarakat dan terkesan adanya suatu ketidak pedulian akibat dari kepentingan -
kepentingan yang timbul di masyarakat.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Diabetes Melitus , Gambaran Klinis Dan Penatalaksanaannya |
|
|
|
|
Ditulis oleh Mayor Ckm (K) dr. Eny Ambarwati, SpPD
|
|
Selasa, 02 Maret 2010 13:22 |
|
DIABETES MELITUS , GAMBARAN KLINIS DAN
PENATALAKSANAANNYA
Oleh :
Mayor Ckm (K) dr. Eny
Ambarwati, SpPD / NRP. 32980
Kadep Peny. Dalam, Jantung
& Paru
RS Tk II Moh. Ridwan Meuraksa, Kesdam Jaya / Jayakarta
BAB I
PENDAHULUAN
Penyakit diabetes sudah
dikenal sejak berabad-abad sebelum Masehi. Di Mesir sekitar 1500 tahun SM,
digambarkan adanya penyakit dengan tanda-tanda banyak kencing, namun baru 200
tahun kemudian Aretaeus memberi nama penyakit tersebut dengan diabetes dari
kata diabere yang berarti siphon / tabung yaitu tempat
mengalirkan cairan dari satu tempat ke tempat lain. Cendekiawan India dan China
abad 3 - 6 M juga menemukan penyakit ini dan mengatakan bahwa urin pasien
rasanya manis. Pada tahun 1674 Willis melukiskan urin pasien tersebut seperti
diselimuti madu dan gula. Oleh karenanya sejak saat itu nama penyakit tersebut
ditambah dengan kata melitus yang berarti madu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh dr. Titis Diah Budiningwati SpKJ
|
|
Kamis, 25 Februari 2010 15:13 |
|
MANAJEMEN
STRES
(dr. Titis Diah Budiningwati SpKJ)
RS. Moh Ridwan Meuraksa
PENDAHULUAN
Dewasa ini perubahan tata nilai kehidupan berjalan
begitu cepat karena pengaruh globalisasi. Masyarakat menghadapi masalah yang
semakin beragam sebagai akibat modernisasi dan perkembangan dunia. Masalah
hubungan sosial dan tuntutan lingkungan seiring harapan untuk meningkatkan
pencapaian diri ketidak sanggupan pribadi untuk memenuhi tuntutan tersebut bisa
menimbulkan stres dalam diri seseorang. Beberapa faktor penyebab umum dari
stres antara lain : masalah pekerjaan, ujian, problem rumah tangga, sakit ,kurang
tidur ,dan banyak lainnya.1
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 6 |